...Buat Basudara yang mau berbagi...
 
IndeksPortalGalleryPendaftaranLogin

Share
 

 2.026 Siswa di Maluku Tidak Lulus

Go down 
PengirimMessage
Evol Saimima
Ranking 3 (3 Bintang)
Ranking 3 (3 Bintang)
Evol Saimima

Male
Jumlah posting : 189
Age : 37
Lokasi (KOTA-PROV) : Ambon-Maluku
Registration date : 27.12.08

2.026 Siswa  di Maluku  Tidak Lulus Empty
PostSubyek: 2.026 Siswa di Maluku Tidak Lulus   2.026 Siswa  di Maluku  Tidak Lulus Icon_minitimeTue Jun 16, 2009 1:02 pm

2.026 Siswa di Maluku Tidak Lulus

Hasil akhir Ujian Nasional (UN) untuk siswa SMA, SMK, dan MA di Provinsi Maluku, secara serentak , Selasa 16 Juni, hari ini, diumumkan.Dari 18.133 siswa yang mengikuti UN, sebanyak 16.107 atau 88, 83 persen siswa dinyatakan lulus, dan sisanya 2.026 siswa atau kurang lebih 11,17 persen siswa dinyatakan tidak lulus.
Namun demikian angka kelulusan untuk tahun ini mengalami peningkatan dari tahun 2007-2008, dimana siswa yang mengikuti UN sebanyak 17.286 siswa, dan dinyatakan lulus 14.864 siswa atau 84, 57 persen. Berarti terjadi kenaikan 4, 26 persen tingkat kelulusan dari tahun 2007-2008 ke tahun 2008-2009.
Ini disampaikan Ketua Panitia UN untuk Provinsi Maluku, Andre Jamlay, kepada pers di kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Provinsi Maluku, Senin 15 Juni.
Bagi siswa yang tidak lulus, kata Andre, sesuai dengan prosedur operasional standar UN diberikan kesempatan mengikuti UN ulang pada tahun ajaran 2009-2010.
Tapi bagi yang ingin melanjutkan ke pendidikan tinggi bisa melalui jalur pendidikan non formal dengan mengikuti ujian paket C.
"Untuk ujian paket C saat ini juga sedang menerima lamaran, dan harapan kita bagi siswa seluruh Provinsi Maluku yang tidak lulus dan berkeinginan untuk lanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan menggunakan paket C, silahkan saja mendaftar di dinas-dinas setempat, karena akan dilakukan ujian kesetaraan untuk paket C, pada bulan Juli mendatang,'' ujarnya.
Mengenai mata pelajaran UN yang membuat 2.026 siswa di Maluku tidak lulus, Andre mengatakan untuk program jurusan IPA maupun IPS adalah Matematika dan Bahasa Indonesia.
"Bahasa Indonesia pada pelaksanaan UN kali ini sangat susah, karena soalnya banyak yang menggunakan wacana,'' paparnya.
Pengumuman hasil UN sendiri kata Andre serentak akan diumumkan, Selasa 16 Juni (hari ini, Red), namun semua tergantung pada kesiapan masing-masing sekolah.
"Pola pengumuman hasil UN ini sangat tergantung pada masing-masing sekolah, yang penting sejak tanggal 13 Juni 2009 sudah diperbolehkan, jadi bagi sekolah yang sudah siap silahkan pengumumannya, Selasa 15 Juni, atau bagi sekolah yang perlu rapat dengan dewan guru atau ada hal lain boleh dilakukan keesokan harinya. Tapi kita sudah menyerahkan semua hasil UN ke masing-masing sekolah di Maluku melalui masing-masing Diknas setempat,'' jelas Andre.
Pada kesempatan tersebut Andre berharap seluruh dewan guru pada masing-masing sekolah dapat menyikapi secara arif dan bijaksana hasil UN ini, agar siswa yang tidak lulus bisa memberikan keluasan bagi mereka bila ingin mengikuti ujian melalui paket C jika ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi.
"Tapi bagi siswa yang ingin engikuti ujian ulang harus menunggu selama satu tahun yakni 2009-2010 yakni pada bulan April-Mei yang akan datang,'' tandasnya.
Pada kesempatan tersebut, Andre, juga menyampaikan sekolah-sekolah dengan nilai kelulusan tertinggi, yakni peringkat pertama SMA Negeri Siwalima Ambon dengan jumlah nilai 51,21 atau nilai rata-rata siswa 8,54.
Peringkat kedua SMA Negeri 1 Ambon, dengan jumlah nilai 47,75 atau nilai rata-rata siswa 7,96.
Peringkat ketiga SMA Negeri Leksula Kabupaten Buru Selatan (Bursel), jumlah nilai 47,83 atau nilai rata-rata siswa 7,86.
Peringkat keempat terdiri dari dua sekolah yakni urutan SMA Negeri 2 Ambon, jumlah nilai 46, 83 atau nilai rata-rata siswa 7,81. sedangkan untuk urutan peringkat dan SMA Kalam Kudus Ambon, dengan jumlah nilai 46,83 atau nilai rata-rata siswa 7,81.
Peringkat Kelima adalah SMA Kristen Ambon, dengan jumlah nilai 46, 22 atau nilai rata-rata siswa 7,70.
Sementara itu secara terpisah Kepala Bidang Pendidikan dan Menengah, Dinas Pendidikan dan Olahraga Kota Ambon, Yan Lawalata, angka kelulusan khusus untuk kota Ambon mencapai angka 95 persen, dan ini merupakan yang tertinggi di Maluku.
"Dengan adanya kenaikan angka kelulusan ini, merupakan suatu keberhasilan, pasalnya bila dibandingkan dengan angka kelulusan tahun lalu hanya mencapai 94,37 persen,'' ujarnya kepada pers, kemarin.
Menurutnya sekalipun standar kelulusan naik dari 5,00 menjadi 5,25, namun hal ini tidak mengurangi angka kelulusan di kota manise ini, yang mencapai 95 persen.
“Kita harus bangga dengan prestasi yang didapat ini. Hal ini juga tidak lepas dari peranan guru, serta minat belajar dan keseriusan para siswa dalam menyerap pelajaran yang diberikan,” ujarnya bangga.
Untuk pelaksaan UN tahun mendatang, Yan mengaku pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin agar angka kelulusan di kota Ambon dapat mencapai 100 persen, walaupun hal itu diakuinya tidak mudah dilakukan.
"Saya menghimbau bagi para siswa yang mendengar hasil kelulusan, agar jangan melakukan aksi coret-coret baju seragam sekolah, tapi dapat menyumbangkan seragam tersebut bagi adik-adik kelas yang masih membutuhkannya'' tandas Yan
Kembali Ke Atas Go down
 
2.026 Siswa di Maluku Tidak Lulus
Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Welcome tO ippmassi ONLINE community :: FORUM DISKUSI :: Kabar Maluku-
Navigasi: