...Buat Basudara yang mau berbagi...
 
IndeksPortalGalleryPendaftaranLogin

Share
 

 SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?!

Go down 
PengirimMessage
munchent2000
Ranking 6 (0 Bintang)
Ranking 6 (0 Bintang)
munchent2000

Male
Jumlah posting : 19
Age : 47
Lokasi (KOTA-PROV) : Ambon-Maluku
Registration date : 13.05.08

SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?! Empty
PostSubyek: SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?!   SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?! Icon_minitimeTue Nov 03, 2009 11:55 pm

Baru2 ini beta carita2 deng orang kampong yang abis antar jamaah haji. katong banyak bacarita masalah kondisi kampong saat ini, baik masalah moral anak2 muda yang mulai mengalami krisis sampai dengan masalah perekonomian dan pengangguran. dari katong pung hasil carita itu, beta menarik kesimpulan bahwa Siri Sori Islam sudah mengalami kemunduran dari berbagai aspek. Kanapa ini bisa terjadi?

TERPESONA MASA LALU
Beta sering kali dudu2 carita deng orang Siri Sori Islam, yang dong carita selalu menonjolkan kehebatan kampong (Siri Sori Islam), sedikit sekali ada yang carita kekurangan kampong. Sayangnya, dorang suka menggunakan alat ukur dari kejayaan masa lalu yang kini tinggal kenangan. Bacarita masalah agama, kampong selalu hebat, bahkan sampai ada yang mengatakan bahwa Islam yang benar itu Islam yang di kampong. Carita politik, kampong selalu nomor satu, punya banyak politikus handal. Dan sebagainya dan sebagainya. Berbeda dengan kampong laeng yang carita masalah yang sama, tetapi dorang punya segudang bukti yang bisa disodorkan saat ini. Katong terlalu terpesona dengan kejayaan masa lalu, sampe2 katong lalai par mau rebut masa kini yang lebih gemilang.
Seharusnya kejayaan masa lalu menjadi referensi/bahan kajian par katong generasi skarang. Lihat persamaan2 masa lalu dan masa kini, muncul pertanyaan kenapa dorang bisa katong seng bisa? Lihat perbedaan2 masa lalu dan masa kini. Dorang dengan sarana yang minim bisa mencapai keberhasilan, sedangkan katong menjadi malas dengan sarana yang lengkap? Apakah dorang kurang mendapat tantangan sehingga keberhasilan bisa dicapai dengan mulus? Dan masih banyak lagi pertanyaan yang bisa muncul kalau katong mau bikin perbandingan.
Nah, kalau pertanyaan2 yang muncul dari hasil perbandingan ini bisa katong jawab, baru katong bisa menyusun langkah2 apa yang harus katong biking untuk merubah katong pung kondisi skarang yang kurang menguntungkan.

SENG COCOK BEKERJA TIM
Dalam katong pung carita, dia jua bilang kalau bapa raja pernah kasi bantuan perahu/arumbae buat kelompok nelayan di kampong. Ternyata seng berhasil, bahakan perahu dong kastinggal akang. Apakah dorang malas? Bisa benar. Apakah dong seng tau mangael? Beta seng yakin. Orang yang dikasi bantuan adalah nelayan, jadi seng mungkin dong seng tau mangael. Masalahnya adalah orang kampong seng cocok bekeja tim. Tipikal orang kampong adalah bekerja secara individu apalagi kalo urusan ekonomi. Jika bekerja dalam tim, maka masing2 orang dalam tim itu akan saling berharap, sehingga orang yang benar2 punya kemauan untuk maju saja yang dapat tetap bekerja dalam tim itu sedangkan yang lainnya tidak bekerja. Dengan demikian kalo perahu/arumbae dikasih par 1 kelompok yang terdiri dari beberapa orang, maka kemungkinan gagal adalah lebih besar. Orang Siri Sori Islam lebih hebat kalo bekerja secara sendiri2.
Untuk itu, beta himbau par bapa raja, kalo mau kasih bantuan par masyarakat di kampong, seng usah suruh dorang biking kelompok, tapi lebih baik mencari satu atau beberapa orang yang dianggap bagus dalam usahanya dan punya motivasi tinggi untuk maju saja untuk diberikan bantuan sesuai porsinya. Jika si a dan si b dianggap punya keahlian mangael dan punya motivasi untuk maju, maka berikan bantuan kepada dorang masing2 satu, bukan satu untuk a dan b.

KARJA NYATA DI KAMPONG
Katong orang2 Siri Sori Islam yang berada di luar kampong, sudah harus berfikir apaya yang akan katong biking di kampong kalo katong pulang. Seng usah talalu muluk2 berfikir katong mau mensejahterakan samua warga kampong, membiking kampong jadi disegani orang laeng. Karna samua itu akan terjadi sendiri kalo katong su biking perubahan2 kacil yang positif yang katong bawa dari rantau. Misalnya kalo katong seorang lulusan pertanian, katong bisa tuangkan katong pung ilmu bercocok tanam yang baik par salah satu sudara. Kalo dia berhasil, yang laeng juga akan punya kemauan ke sana dan banyak tanya masalah bercocok tanam yang baik.

Sebenarnya masih ada lai yang beta mau tulis, tapi beta su lalah, beso mau karja, nanti baru beta sambong lai.
Kembali Ke Atas Go down
din pattisahusiwa
Ranking 3 (3 Bintang)
Ranking 3 (3 Bintang)
din pattisahusiwa

Female
Jumlah posting : 181
Age : 54
Lokasi (KOTA-PROV) : makassar
Registration date : 09.09.09

SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?! Empty
PostSubyek: Re: SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?!   SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?! Icon_minitimeSat Nov 28, 2009 1:05 pm

Membaca pemikiran Bung Munchen membuat beta seakan tak mampu meyakinkan bahwa ada pembenaran sedikitpun di dalamnya. Bung terlalu pagi menyimpulkan krisis moral yang melanda anak-anak muda kita mulai dari ekonomi hingga pengangguran yang melanda negeri Sissodi.
Setelah beta berpikir, ada pemakluman, karena obyek diskusi, dengan mereka yang
mengantar orang haji itu hanya terpaku ke Sissodi saja. Tetapi, jika Bung memiliki reperensi yang sedikit dari yang banyak, maka bung tahu kalau krisis yang bung maksud, sebenarnya bukan saja di kampung, melainkan melanda seluruh dunia.
Negara negara maju, Amerika, China, Eropa misalnya, generasi muda di sana pun mengalami hal yang sama. Karena itu, kenapa bung hanya menyempitkan pemikiran,
bahwa seakan-akan hanya di Sissodi saja yang mengalami krisis. Di kampung-kampung laeng, di Saparua, di seram, dan umumnya Maluku pun tidak terlepas dari lilitan
masalah yang sama.
Soal TERPESONA MASA LALU yang bung bahasakan. Bung terlalu pesimistis dan menganggap remeh dengan penonjolan kampung, bahwa SISSODI hebat. Memang demikian. Bung harus tahu membanggakan dan mencintai kampung halaman dengan
segala kehebatan masa lalu adalah sebagian dari iman. Bung harus meyakini kalau Islam di kampung memang benar adanya, jika tidak benar, mana mungkin di sana seng bisa berdiri masjid Baiturrahaman. Dan kalau seng benar, maka katong samua su pindah keyakinan.
Soal kebanggaan masa lalu, soal ceritra politik adalah hal biasa dan lumrah terjadi. Bung katakan kampung laeng pung caritra yang sama, tetapi dorang punya segudang bukti. Sayangnya bung tidak berani sebutkan nama kampung tersebut, supaya ada persandingan.
Sebenarnya, bung sebutkan katong terlalu membanggakan masa lalu. Pertaannya, kebanggaan apa? Dan kalau kampung laeng kenapa katong seng bisa, dalam hal apa?
Dan apa yang akan kita rebut masa sekarang? Katanya sarana dan prasarana kampung laeng minim tepi dong berhasi, dibandingkan dengan katong yang lengkap sarana.
Kampung mana itu? Beta nilai bung hanya berandai-andai saja. Bung ini hanya menerka-nerka saja, yang penting bunyi.
''Hiduplah seperti lilin menerangi orang lain,janganlah hidup seperti duri dan menyakiti
orang lain''
Padahal sesunggunya, katong pung basudara juga ada di mana-mana dan diperhitungkan. Mungkina bung saja yang minim soal ini.
Bung juga sebutkan katong SENG COCOK BEKERJA TIM. Beta hanya kasi dua contoh saja soal keberhasilan kerja tim. Waktu klejuaraan manggurebe menyambut HUT kemerdekaan di Ambon, jika seng kerj atim ketoang seng bisa juara apa-apa. Kampung laeng karena seng bisa kerja tim makanya dorang kalah. IPPMASSI Online ini saja, kalua seng ada kerja tim seng bisa bagini. Lalu apa lagi yanag bung inginkan. Soal mangael dan malas, bung terlalu mengada-ada. Desa pesisir mana yang masyarakatnya seng tahu mengael?
Soal KARJA NYATA DI KAMPuNG. Bung mengambil contoh para lulusan pertanian atau sejenisnya untuk menerapkan ilmu yang diterima di kampus ke masyarakat, bung harus
tahu Siossodi adalah negeri tua yang tidak memiliki lahan-lahan produktif, sehingga sangat sulit mengembangkan pertanian di sana. Sebaiknya bung gagas para ahli pertanian kita kalau libur mereka ke Kilo 12 untuk mengembangkan pertanian di sana.
Bung harus ingat ''Belajar tanpa berfikir tidak ada gunanya, berfikir tanpa belajar adalah
berbahaya'' Wassalam
Kembali Ke Atas Go down
munchent2000
Ranking 6 (0 Bintang)
Ranking 6 (0 Bintang)
munchent2000

Male
Jumlah posting : 19
Age : 47
Lokasi (KOTA-PROV) : Ambon-Maluku
Registration date : 13.05.08

SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?! Empty
PostSubyek: Re: SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?!   SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?! Icon_minitimeSun Nov 29, 2009 10:02 pm

Tarima kasih atas kritikan bung Din terhadap beta pung tulisan di atas. Tarima kasih, karna dari kritikan ini katong samua bisa tambah dewasa dalam melihat pemikiran2 anak2 Sissodido. OK, supaya jang buang2 waktu, lebe bae beta jawab akan jua.

Pertama2 beta yakin kalu adik2 IPPMASSI saat membuat forum ini, pasti dong pung tujuan utama "Untuk Memajukan Amanno". Yang musti katong camkan dalam kapala adalah kalu katong mau maju, jangan mengekor kepada orang laeng. Kalu ada yang kurang di Amanno, jang lantas katong bilang "orang Amerika, China, Eropa saja dong alami hal yang sama, kanapa katong cuma bicara kekurangan Amanno?". Kalu orang2 Amerika, China & Eropa atau kampong2 laeng di Maluku masi banyak yang alami krisis moral, lalu katong musti tunggu dong biking perubahan dolo baru katong iko biking perubahan lai? Pemikiran macang bagitu menunjukan katong seng ada kemauan untuk maju. Kalu ada yang kurang bae di Amanno, katong lia apa yang masih kurang kemudian katong perbaiki, bukan mempertahankan kekurangan yang ada dengan mengambil gambaran pada kekurangan orang laeng.

Soal TERPESONA MASA LALU
Ada yang bung Din salah memahami beta pung pendapat di atas, sehingga bung Din menganggap beta membuat perbandingan antara orang Siri Sori Islam dengan orang kampong laeng yang minim sarana tapi dong maju. Untuk itu beta ulangi skali lagi beta pung pendapat di atas "Seharusnya kejayaan masa lalu menjadi referensi/bahan kajian par katong generasi skarang. Lihat persamaan2 masa lalu dan masa kini, muncul pertanyaan kenapa dorang bisa katong seng bisa? Lihat perbedaan2 masa lalu dan masa kini. Dorang dengan sarana yang minim bisa mencapai keberhasilan, sedangkan katong menjadi malas dengan sarana yang lengkap?" Yang beta maksudkan di sini adalah melakukan perbandingan antara masa lalu dengan Masa Kini Orang Siri Sori Islam, sehingga beta katakan bahwa dorang di masa lalu itu masih minim sarana tapi dorang bisa maju, kanapa katong seng bisa? Mudah2an bung Din bisa memahami kembali maksud kalimat2 di atas

Beta rasa kurang etis kalu katong bicara kampong laeng sebagai pembanding, karna bisa menimbulkan kecemburuan dan ego yang kurang proporsional. Tapi mari coba katong lia pada realita yang ada. Dolo ada Orang Siri Sori Islam yang menjadi Gubernur Maluku (Muhammad Padang) atau bupati di Daerah Administratif Soasiu Maluku Utara (H. Idris Toekan). Tapi skarang, jangankan jadi gubernur dan bupati, untuk menduduki jabatan eselon II (kepala Dinas) saja sangat sulit. Di Legislatif, pada periode lalu berjumlah 4 orang (DPRD I), kini tinggal 1 orang. Waktu ke waktu orang Siri Sori Islam kian terpuruk.
Tanpa perlu menyebutkan nama kampong mana, beta rasa bung Din sudah bisa mengetahui kampong2 mana saja yang lebih hebat dari pada orang Siri Sori Islam, dengan melihat realita : dari kampong mana gubernur Maluku, Wagub Maluku, pimpinan2 eselon II di Pemprov Maluku, dan masih banyak lagi jabatan2 yang tidak diduduki oleh orang Siri Sori Islam skarang.

Inilah yang biking beta bilang "Orang Siri Sori Islam terlalu terpesona dengan kejayaan masa lalunya", sehingga katong lupa kalu masa depan lebih ditentukan oleh apa yang katong lakukan di masa sekarang. bukan apa yang orang tua2 su biking dolo2.

Soal SENG COCOK BEKERJA TIM
Sebelumnya beta ucapkan tarima kasih banyak deng kasih salut par adik2 IPPMASSI yang su biking forum ini, yang mana katong samua anak2 Sissodido atau bahkan orang laeng bisa saling bertukar pendapat dan memberikan saran untuk kemajuan Amanno. Ini salah satu contoh kerja sama tim yang baik yang perlu dipelihara dan diintensifkan.

Agaknya bung Din kurang paham deng beta pung pendapat di atas, sehubungan deng carita yang beta utarakan. Yang beta maksudkan di atas adalah orang2 di Amanno yang seng bisa bekerja secara tim, sehingga kalu dong dapa kasi bantuan untuk dalam bentuk kelompok, maka akan sulit berhasil sesuai tujuan yang diinginkan. Makanya beta sarankan seperti di atas.
Kalu contoh Arumbae Louleha (Juara I Lomba Arumbae memperingati HUT kemerdekaan RI) yang bung Din maksudkan di atas, tujuannya adalah sesaat (sekedar menjadi juara, mendapat hadiah, nama Amanno menjadi terkenal), setelah itu dan setelah seluruh hadiah habis terbagi dan setelah nama Louleha terkenal (walaupun mungkin hanya di seputaran Maluku), seluruh personil lomba pulang ke rumah masing2. Yang su bisaa jadi nelayan kembali mangael, yang su bisaa jadi petani pi batanam, dan yang seng bisaa karja (menganggur) kembali menganggur. Dan kini setelah 3x juara I, apakah ada perubahan taraf hidup yang bung Din lia dari dorang mantan personil arumbae? HANYA SESAAT. Yang katong mau, orang di Amanno harus maju dalam bekerja/berusaha, dalam peningkatan taraf hidup untuk selamanya, baik dilakukan secara bersama2 atau sendiri2.

Soal KERJA NYATA DI KAMPONG
Sebenarnya kata2 bung Din di atas menunjukan bung Din sangat pesimis dengan nasib Amanno. Seakan Amanno su seng bisa maju lai (dalam masalah pertanian contohnya).
Di kota2 besar, bahkan di Ambon orang2 sudah bisa menanam kebutuhan pangannya
di pot, bukan saja bunga yang ditanam. Lantas Amanno yang masih punya lahan untuk pertanian/perkebunan, masa seng bisa pake akang par batanam? Untuk itulah, sesuai beta pung saran di atas, kalu katong seorang sarjana pertanian yang punya keahlian di bidang pertanian/perkebunan, katong bisa tuangkan ilmu par sudara dekat di Amanno
yang punya kemauan bertani. Kalu dia berhasil, dia bisa menjadi contoh dan motivator bagi bagi sudara2 yang laeng. Sarjana pertanian hanyalah salah satu contoh, yang laeng juga bisa, bahkan yang seng sarjana juga bisa kalu dia punya pengalaman yang dia bawa dari luar.

Terakhir
Perlu diingat bahwa pendapat2 beta di atas merupakan kritikan terhadap kondisi Amanno, bukan untuk mengerdilkan Amanno di mata orang laeng. Jadi seyogyanya kalu katong ada lia atau dengar hal2 yang kurang bae di Amanno, katong musti biking perubahan/perbaikan dengan tindakan (kalu bisa), kalu seng, ya... dengan kasi saran atau kritikan yang positif yang bisa membuat perubahan itu. Yang demikian ini menunjukan bahwa katong sangat cinta par Amanno. Bukan cinta buta, seperti yang bung Din katakan dengan membanggakan Amanno dengan masa lalunya.

''Hiduplah seperti lilin menerangi orang lain,janganlah hidup seperti duri dan menyakiti
orang lain''. Itulah sekelumit pendapat bung Din dalam menanggapi beta pung pendapat. Kalimat itu sangat bagus, dan beta sependapat dengannya. Tapi kalau kalimat itu bung Din tujukan par beta maka ini merupakan kesalahan besar, karena beta datang dengan membuat perubahan ke arah kemajuan dengan memberikan kritikan2 dan saran2 baik par orang2 yang ada di Amanno maupun di luar Amanno, maka “beta lah lilin itu”. Dan bung Din melakukan kontra kritik terhadap usaha2 yang sudah beta lakukan diatas, dengan menutupi kekurangan2 masa kini dan menampilkan kehebatan2 di masa lalu. Kedatangan bung Din seperti “angin ribut” yang ingin mematikan cahaya lilin itu.

''Belajar tanpa berfikir tidak ada gunanya, berfikir tanpa belajar adalah berbahaya''
Membaca kalimat bung Din ini, beta teringat dengan seseorang di Masohi bernama “RAFEL”. Dia pandai berpidato, kata2nya lebih indah, lebih puitis, lebih filosofic daripada kalimat di atas. Sayangnya di seorang gila.
Hanya orang2 yang berfikirlah yang bisa menjadi lilin, bukan menjadi angin ribut.
Kembali Ke Atas Go down
din pattisahusiwa
Ranking 3 (3 Bintang)
Ranking 3 (3 Bintang)
din pattisahusiwa

Female
Jumlah posting : 181
Age : 54
Lokasi (KOTA-PROV) : makassar
Registration date : 09.09.09

SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?! Empty
PostSubyek: Re: SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?!   SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?! Icon_minitimeMon Nov 30, 2009 10:54 am

Pertama-tama beta haturkan terima kasih atas tanggapan balik bung. Tetapi, setelah disimak, bung juga masih ragu menyebut nama kampung lain sebagai pembanding. Tetapi
itu tidak menjadi soal.
Bung munchen, kalimat pembuka bung yang menyebutkan ''Yang musti katong camkan dalam kapala adalah kalu katong mau maju, jangan mengekor kepada orang laeng.
Tetapi, setelah itu bung sendiri meminta untuk melihat kampung laeng yang saat ini berjaya, dengan pasilitas mereka sangat minim.
Bung menyebutkan, perlu ada perbandingan antara masa lalu dengan Masa Kini Orang Siri Sori Islam, dimana masa lalu itu masih minim sarana tapi dorang bisa maju, kanapa katong seng bisa? Pertanyaan balik buat bung munchent, sarana minim yang mana di kampung laeng, tetapi saat ini menjadikan mereka berhasil. Dan kejayaan atau sarana yang lengkap apa yang katong miliki tempo dulu, tetapi kemudian menjadi katong malas dan seng punya apa-apa saat ini?
Apakah seperti bung sebutkan dua ''pembesar'' kita, Bung Muh Padang--Gubernur Maluku ketika itu kah, ataukah karena Bung Idris/Edu Toekan --Bupati di Tidore? Empat mantan anggota DPRD Maluku kah? Ataukah ada contoh lain?
Mungkin karena pernyataan bung ''Dolo ada Orang Siri Sori Islam yang menjadi Gubernur Maluku (Muhammad Padang) atau bupati di Daerah Administratif Soasiu Maluku
Utara (H. Idris Toekan). Tapi skarang, jangankan jadi gubernur dan bupati, untuk menduduki jabatan eselon II (kepala Dinas) saja sangat sulit. Apakah contoh di atas bung anggap sebagai kejayaan masa lalu. Bagi beta, baik Bung Muh Padang maupun Edu
Toekan sebagai gubernur maupun bupati itu bukan sebuah kejayaan atau kesuksesan. Selain saat itu mereka hanya ditunjuk, dan bukan dipilih. Bung perlu bedakan ditunjuk dan dipilih. Ditunjuk, itu siapapun boleh, berdasarkan suka atau tidak suka dari kekuasaan.
Perlu bung catat, sekalipun Bung Muh Padang dan Edu Toekan menduduki posisi puncak di pemerintahan, tetapi apa yang mereka pernah berbuat untuk kemajuan Sissodi. Buah tangan apa yang bung lihat di amanno? Siapa yang pernah mereka antar menjadi
kadis atau jabatan eselon baik di Maluku atau di Tidore sana? Sepanjang yang beta tahu, ketika menjadi bupati di Tidore mungkin hanya dua orang kelurganya saja menjadi pegawai rendahan. Begitu pula ketika beliau menjadi Sekda di Masohi, mungkin hanya satu
orang keluarganya pula yang menjadi pegawai rendahan. Apakah contoh inilah yang bung sebut sebagai kejayaan masa lalu? Beta kira tidak.
Begitu pula empat mantan anggota DPRD Maluku, ketika mereka duduk di kursi empuk dan terhormat pula itu, adakah mereka melobi mendudukan orang Sissodi menjadi
pejabat penting? Lalu, bung kemudian menyebutkan orang Sissodi seng ada menduduki
jabatan eselon II keatas atau gubernur dan bupati. Untuk bung tahu, menduduki jabatan-jabatan tersebut bukanlah diperoleh karena prestasi individu, bukan pula karena mereka erasal dari kampung selain Sissodi? Melainkan karena suka atau tidak suka pula.
Seperti penunjukan bagi bupati dan gubernur di atas. Untuk menjadi gubernur atau bupati saat ini harus dilakukan dengan segala cara. Menghambur-hamburkan uang, kemudian ketika mereka meraih kemenangan, dengan cara apapun, bila perlu menilep uang rakyat
untuk mengembalikan uang yang mereka keluarkan pada Pemilu.
Apakah ini yang bung inginkan? Jika iya, berarti bung inginkan generasi Sissodi itu lakukan
korupsi atau tindakan melawan hukum. Bung bisa lihat sendiri, sejumlah gubernur/ bupati/walikota yang setelah berakhir masa jabatannya mereka kemudian ditangkap dan masuk penjara.
Bung kemudian mengajak untuk mengetahui kampung-kampung mana saja yang lebih hebat dari pada orang Siri Sori Islam, dengan melihat realita : dari kampong mana gubernur Maluku, Wagub Maluku, pimpinan2 eselon II di Pemprov Maluku, dan masih banyak lagi jabatan2 yang tidak diduduki oleh orang Siri Sori Islam skarang. Bagi beta, gubernur, wakil gubernur atau pejabat eselon bukan dari kampung mana mereka berasal, tetapi karena mereka memiliki uang yang banyak untuk menghambur-hamburkan seperti yang beta maksud di atas. Itu adalah persekongkolan gubernur, wagub dan para pejabat untuk meraup keuangan seperti yang beta sebuatkan di atas pula. Untuk Bung tahu sendiri, Maluku adalah ladang korupsi terbesar. Apakah ini yang bung inginkan?
Soal seng suksesnya kerja kelompok di amanno, dan bung contohkan adalah pemberian bantuan perahu/arumbae buat kelompok nelayan. Ternyata seng berhasil, bahkan perahu dong kastinggal akang. Bung bertanya kemudian dijawab sendiri. Katanya mereka malas. Untuk bung ketahui, tidak mungkin dorang mau melaut terus kalau keadaan lautan seng memungkinkan mendapatkan hasil. Karena itu mereka tinggalkan laut dulu, dan mereka ke hutan mencari sesuap nasi. Inilah yang dinyatakan sebagai pekerja yang cerdas. Bukan, kalau tidak ada hasil kemudian mereka melaut melulu. Bung juga harus tahu, kerja tim yang dilakukan di amanno cukup berhasil. Dimana sekelompok ibu dipimpin nyora dorang berhasil hanya karena sagu tumbu deng kue sejenisnya.
Bung juga persoalkan taraf hidup, pertanyaannya apakah di amanno sudah masuk kategori apa? Miskinkah? Jika beta bandingkan dengan masyarakat di kampung-kampung laeng, maka Sissodi taraf hidup masih yang terbaik.
Bung mengajari beta soal kebutuhan pangan dalam pot? Bung ngerti tidak pangan itu apa? Mungkin yang bung maksud itu sayuran? Tetapi, seng akan cukup. sayur dalam pot seratuspun tidak mungkin tercukupi oleh satuy keluarga. Kerjanya berat bung. Orang Maluku itu seng suka kerja berat. Dorang suka yang gampang-gampang sa. Lebih baik dorang ka pasar kemudian bali sayur dan kebutuhan pangan untuk sehari-hari. Orang-orang di Kilo 12 saja, sekalipun dorang pung lahan dua hektar, tetapi ada yang bali sayur di Pasar Binaya Masohi.
Bung katakan ''demikian ini menunjukan bahwa katong sangat cinta par Amanno. Bukan cinta buta, seperti yang bung Din katakan dengan membanggakan Amanno dengan masa lalunya''. Untuk bung ketahui, kebanggaan masa lalu wajib hukumnya. Kalu katong punya kebanggaan masa lalu, lalu apa yang harus katong pegang saat ini. Kebanggaan masa lalu lah yang membuat bung Fahmi Salatalohy menulis buku soal Said Perintah. Kebanggaan masa lalu pula katong punya adat yang berlaku hingga sata ini. Kebanggaan masa lalu pula, atas peletakan amanno oleh para leluhur yang memiliki hubungan tak terpisahkan dnegan sang pencipta Tuhan, sehingga amanno tidak mampu dikluasai penganut agama lain. Jika katong sneg punya kebanggaan kepada katong punya penyiar Islam, katong bisa saja menganut agama lain. Apakah ini yang bung inginkan?
Kemudian dengan bangga bung katakan bung adalah lilin, karena bung datang datang untuk membuat perubahan. Seperti begini pernyataan bung ''Karena beta datang dengan membuat perubahan ke arah kemajuan dengan memberikan kritikan2 dan saran2 baik par orang2 yang ada di Amanno maupun di luar Amanno, maka beta lah lilin itu”. Kalau orang laeng membaca pengakuan bung ini mereka pasti terkekeh-kekeh, hingga terpelanting. Karena mereka pasti bertanya apakah bung sadar atau tidak. Pertanyaannya apakah yang telah bung perbuat? Apakah dengan kata-kata atau tulisan di taidanno ehe bung sudah katakan ibarat lilin iktu? Ini hanya orang-orang bego saja yang bisa meng-iya-kan. Karena, yang dibutuhkan itu bukan saran, kritikan atau apa namanya yang bung maksud, melainkan kerja nyata. Apa kerja nyata bung yang sudah terlihat di amanno? Jerih payah apa yang sudah terlihat? Jangan-jangan bung ini seperti seseorang yang beta temui. Saat itu, ditengah kerumuan orang, dia berkata sudah pernah membuat ini dan itu, katanya dia cerdas, untung ada dia, kalau bukan dia terjadi sesuatu. Seorang temannya kemudian datang keramaian itu lalu berkata jangan percaya dia karena dia itu sinting alias bego.
Kembali Ke Atas Go down
mukhlish
Ranking 5 (1 Bintang)
Ranking 5 (1 Bintang)
mukhlish

Male
Jumlah posting : 73
Age : 51
Lokasi (KOTA-PROV) : Bojong Gede, Bogor-Jawa Barat
Registration date : 13.01.08

SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?! Empty
PostSubyek: Re: SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?!   SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?! Icon_minitimeMon Nov 30, 2009 12:20 pm

Ass. Wr. Wb,

Membaca tulisan (saran/tanggapan) diatas, kiranya "pertikaian" atau diskusi diatas seng akan selesai-selesai karena yang satu (Munchent) berjalan ka kanan dan yang laeng (Din) kakiri.

Bagusnya kalau seng setuju deng saran dimaksud, sampaikan kekurangannya dan berikan solusi alternatif, sehingga diskusi/perbincangan mengarah ke arah yang sama.

Untuk jelasnya, mungkin saudara Din dapat memberikan solusi alternatif yang brilian apakah itu saran atau kerja nyata macam apa yang pantas kalau sekiranya semua ide/saran Munchent tidak sesuai atau salah.

Demikian.

Jakarta, 30 Nopember 2009
Kembali Ke Atas Go down
http://www.dephub.go.id
munchent2000
Ranking 6 (0 Bintang)
Ranking 6 (0 Bintang)
munchent2000

Male
Jumlah posting : 19
Age : 47
Lokasi (KOTA-PROV) : Ambon-Maluku
Registration date : 13.05.08

SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?! Empty
PostSubyek: Re: SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?!   SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?! Icon_minitimeSat Dec 05, 2009 3:21 pm

Ha ha ha.....
Bung Din ini aneh, semakin jelas beta pung penjelasan, semakin banyak permasalahan yang bung Din munculkan, dan akhirnya semakin keluar dari inti diskusi ini.

Sebelumnya beta sudah perkirakan bahwa bung Din pasti seng bisa memahami beta pung penjelasan, sehingga bung Din munculkan kembali masalah2 baru dari penjelasan itu.
Beta seng perlu jelaskan lebih jauh lagi, karna akan lebih banyak masalah yang bisa bung Din munculkan dari penjelasan itu. Ada baiknya beta cuma luruskan saja beta pung penjelasan2 yang biking bung Din salah mangarti :

Saat beta bilang : "Seharusnya kejayaan masa lalu menjadi referensi/bahan kajian par katong generasi skarang. Lihat persamaan2 masa lalu dan masa kini, muncul pertanyaan kenapa dorang bisa katong seng bisa? Lihat perbedaan2 masa lalu dan masa kini. Dorang dengan sarana yang minim bisa mencapai keberhasilan, sedangkan katong menjadi malas dengan sarana yang lengkap?"
Di sini bung Din pahami bahwa beta biking perbandingan antara Amanno dengan kampong laeng, padahal di situ beta biking perbandingan antara Orang Siri Sori Islam di masa lalu dengan masa kini. Sehingga kalu beta bilang "Dorang dengan sarana yang minim bisa mencapai keberhasilan, sedangkan katong menjadi malas dengan sarana yang lengkap", ini artinya bahwa orang2 Siri Sori Islam di masa lalu bisa menjadi orang hebat bila dibandingkan dengan katong yang ada di masa kini.

Saat beta bilang : Di kota2 besar, bahkan di Ambon orang2 sudah bisa menanam kebutuhan pangannya di pot, bukan saja bunga yang ditanam. Lantas Amanno yang masih punya lahan untuk pertanian/perkebunan, masa seng bisa pake akang par batanam? Ini bukan berarti beta suru dong batanam dalam pot. Tapi di disu beta biking perbandingan antara orang2 kota yang su seng ada lahan par batanam dengan masyarakat di Amanno yang masih punya lahan par batanam.

Saat beta bilang : Bukan cinta buta, seperti yang bung Din katakan dengan membanggakan Amanno dengan masa lalunya Ini bukan berarti beta suruh katong samua lupa deng masa lalu Amanno. Tapi kejayaan masa lalu Amanno seharusnya lebih sebagai seferensi, motivator par katong yang ada sakarang untuk bagaimana menghadapi kondisi skarang agar lebih maju.

Akhirnya katong musti kembali kepada inti persoalan diatas, yakni mengetani saran2/kritikan2 beta untuk kemajuan Amanno di atas. Katong seng perlu berdebat talalu jau nanti katong pung energi abis par cuma. Ada baiknya bagini saja, kalu bung Din punya ide/gagasan/saran untuk kemajuan Amanno, cobalah untuk tuangkan sadiki ka dalam forum diskusi ini biar samua bisa tau lai, sapa tau ada yang bisa masyarakat Amanno terapkan, jang simpang akang. Beta yakin samua di forum ini su tunggu2 akang.
Kembali Ke Atas Go down
din pattisahusiwa
Ranking 3 (3 Bintang)
Ranking 3 (3 Bintang)
din pattisahusiwa

Female
Jumlah posting : 181
Age : 54
Lokasi (KOTA-PROV) : makassar
Registration date : 09.09.09

SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?! Empty
PostSubyek: Re: SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?!   SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?! Icon_minitimeSat Dec 05, 2009 9:26 pm

Bagi beta, bung muchen tidak konsisten dengan berbagai penjelasan yang bung utaran
sendiri. Tetapi kemudian melemparkan kepada orang lain. Bung menganggap orang lain tidak tau apa-apa. Hanyalah bung sendiri yang mampu menuangkan ide-ide penyegaran demi membangun masyarakat Sissodi yang saat ini ''tertidur'' pulas.
Padahal, ketika beta membaca pemikiran bung, beta belum bisa menemukenali keakuratan ide yang bung paparkan. Faktor-faktor mana yang mendorong keberhasilan
generasi Sissodi saat ini yang konon tertinggal jauh dengan orang lain. Itu terjadi karena katong kabarnya seng melihat kejayaan masa lalu untuk dijadikan referensi/bahan kajian par katong generasi skarang. ''Lihat persamaan2 masa lalu dan masa kini, muncul pertanyaan kenapa dorang bisa katong seng bisa? Lihat perbedaan2 masa lalu dan
masa kini. Dorang dengan sarana yang minim bisa mencapai keberhasilan, sedangkan katong menjadi malas dengan sarana yang lengkap? demikian istilah bung.
Sekali lagi, kejayaan masa lalu apa yang katong miliki, ataukah sarana minim apa tetapi membuat orang berhasil? Pertanyaan demi pertanyan yang beta ajukan, tetapi bung sendiri kurang memberikan penjelasan yang pas.
Lalu bung katakan, beta selalu keluar dari alur diskusi. Itu tidak lain untuk menambahkan pemikiran bung yang seakan minim. Tetapi bung selalu menutupi dengan berbagai alasan, seakan-akan bung yang paling hebat.
Untuk bung ketahui, ''Manusia tidak dapat dikatakan manusia, kalau dia hidup sendiri. Dia
membutuhkan manusia lain. Bukan karena hal yang sulit sehingga kita tidak berani, tapi karena kita tidak berani maka hal tersebut terasa sulit''
Pernyataan terakhir bung mengatakan ''Akhirnya katong musti kembali kepada inti
persoalan diatas, yakni mengetani saran2/kritikan2 beta untuk kemajuan Amanno di atas. Katong seng perlu berdebat talalu jau nanti katong pung energi abis par cuma. Ada baiknya bagini saja, kalu bung Din punya ide/gagasan/saran untuk kemajuan Amanno, cobalah untuk tuangkan sadiki ka dalam forum diskusi ini biar samua bisa tau lai, sapa tau ada yang bisa masyarakat Amanno terapkan, jang simpang akang. Beta yakin samua di forum ini su
tunggu2 akang. Setidaknya pertanyaan yang sama diajukan Bung Muchlis di Bogor.
Bung munchen, beta bukanlah seorang guru yang mau mengajari orang lain. Karena beta sendiri belum mampu mengajari diri sendiri. Bahkan, bukanlah seperti bung yang mengaku sebagai lilin untuk menerangi orang lain?. Seperti apa yang selalu bung banggakan ''....karena beta datang dengan membuat perubahan ke arah kemajuan dengan memberikan kritikan2 dan saran2 baik par orang2 yang ada di Amanno maupun di luar Amanno, maka “beta lah lilin itu”
Untuk bung ketahui, beta hanya memiliki sedikit pemikiran seperti yang tertuang dalam setiap diskusi. Sekalipun itu menurut bung tidak punya nilai apa-apa. Karena beta bukanlah seorang ''TO MANURUNG'' yaitu pendatang yang membawa ide, gagasan, dan kemampuan untuk melakukan pembaharuan. TO MANURUNG itu adalah orang-orang dulu atau orang-orang masa lalu yang ''turun dari langit''. Dia seakan membawa segudang ide dan dan gagasan segar yang bersumber dari intuisi intelektualnya yang tajam. Padahal masyarakat tidak mengetahui bahwa dia tidaklah lebih dari 'pendatang mesterius''. Tiba-tiba saja dia
hadir di tengah-tengah masyarakat.
Kembali Ke Atas Go down
Fahmi Sallatalohy
Ranking 6 (0 Bintang)
Ranking 6 (0 Bintang)
Fahmi Sallatalohy

Jumlah posting : 38
Registration date : 11.10.07

SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?! Empty
PostSubyek: Re: SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?!   SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?! Icon_minitimeSun Dec 06, 2009 12:26 pm

ASSALAMU ALAIKUM
BASUDARA SAMUA, BETA PUNYA IDE UNTUK MENGANGKAT TULISAN, DIALOG-DIALOG INI UNTUK MENJADI BUKU. OLEH KARENA ITU, BETA MINTA IZIN UNTUK MEMPROSES TULISAN-TULISAN INI.

BAGI BETA, MUNGKIN SEBAGIAN KECIL SAJA ORANG BERINTERAKSI DENGAN WEB INI, ADA BAIKNYA DIKELUARKAN SUPAYA "ORANG DILUAR" BISA TAHU BAHWA KATONG JUGA PUNYA KEPEDULIAN TERHADAP AMANNO.

SEMUA TULISAN AKAN DISELEKSI YANPA MENGURANGI MUATAN, MAUPUN ORANG YANG BERDIALOG. SOAL TEKNIS BETA KIRA GAMPANG. TETAPI YANG PENTING SEKALI LAGI, MOHON IZINKAN BETA UNTUK MENTRANSFORMASI TULISAN DAN DIALOG-DIALOG INI KELUAR.

UNTUK BANG MAN, BANG MOKHLIS, BANG UPANG, DIN PATTISAHUSIWA, MUCHEN, TOLONG INTENSIFKAN DIALOG DAN TULISAN SUPAYA BUKU BISA JADI PADAT.

WASSALAM
Kembali Ke Atas Go down
din pattisahusiwa
Ranking 3 (3 Bintang)
Ranking 3 (3 Bintang)
din pattisahusiwa

Female
Jumlah posting : 181
Age : 54
Lokasi (KOTA-PROV) : makassar
Registration date : 09.09.09

SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?! Empty
PostSubyek: Re: SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?!   SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?! Icon_minitimeSun Dec 06, 2009 12:33 pm

Beta bangga dengan Bung Fahmi punya ide. Bagi beta itu lebih bagus, karena kemungkinan besar katong sandiri yang tulis, kemudian katong sandiri yang baca. Ok selamat dan semoga diskusi di taidanno ehe jalan terus. Semoga sukses selalu. Amin
Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content




SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?! Empty
PostSubyek: Re: SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?!   SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?! Icon_minitime

Kembali Ke Atas Go down
 
SIRI SORI ISLAM HARUS MAJU?!
Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Welcome tO ippmassi ONLINE community :: KRITIK DAN SARAN :: Saran-
Navigasi: